PAREPARE, Linisiar.id – PSM Makassar gagal mendapatkan tiga poin di laga pertama BRI Super League 2025-2026. Juku Eja ditahan tim tamu Persijap Jepara dengan skor 1-1 pada Jumat (8/8/2025) di Gelora B.J. Habibie, Parepare.
Gol penyeimbang tim tamu lahir dramatis di menit 90+9, memupus harapan tuan rumah meraih kemenangan perdana.
Di awal pertandingan permainan PSM Makassar kurang baik, diketahui Tim Juku Eja tampil pincang akibat sanksi FIFA membuat mereka tak bisa mendaftarkan pemain baru dan hanya mengandalkan dua pemain asing lama serta mayoritas pemain lokal dan U23.
Memanfaatkan kesempatan ini, Persijap Jepara mendominasi awal babak pertama. Namun mereka kesulitan membongkar pertahanan tim tuan rumah.
Meski begitu, PSM Makassar akhirnya memecah kebuntuan di menit keenam. Crossing Victor Luiz dari sisi kiri pertahanan Persijap berhasil disontek oleh Victor Dethan yang berdiri bebas di tiang jauh. Golnya mengubah skor menjadi 1-0 untuk PSM Makassar.

Persijap yang tertinggal terus menekan pertahanan PSM. Tim tuan rumah menguasai 68 persen bola dan melepaskan 11 tembakan, empat di antaranya tepat sasaran. Sejumlah peluang dari Sudi Abdallah, Frank Sokoy, dan Wahyudi Hamisi berhasil digagalkan kiper PSM Reza Arya Pratama.
Di menit akhir pertandingan tepatnya di ujung injury time, Persijap Jepara berhasil mencetak gol penyeimbang, ketika umpan Rosalvo disambar Carlos Franca dan tak mampu dihalau Reza Arya, membuat skor menjadi 1-1. Wasit segera mengakhiri pertandingan setelah gol tersebut.
Pelatih PSM, Bernardo Tavares, menyebut laga ini ibarat Persijap menghadapi tim U23 karena sembilan dari 15 pemain yang tampil berusia di bawah 23 tahun. Ia mengakui gol telat lawan membuat frustrasi, namun tetap mengapresiasi semangat juang anak asuhnya.
Hasil ini menempatkan PSM di peringkat ketiga klasemen sementara dengan satu poin, disusul Persijap di posisi keempat. Bagi tim tamu, raihan satu angka di kandang PSM menjadi awal manis dalam musim comeback mereka ke kasta tertinggi.












