MAKASSAR, Linisiar.id – Skuad PSM Makassar cukup diuntungkan pada di leg pertama babak semifinal Piala Indonesia 2018-2019 menghadapi Madura United, yang akan berlangsung di Stadion Mattoanging, Makassar (30/6/2019).
Hal itu disebabkan adanya jadwal pertandingan antara kedua kesebelasan yang berbeda. PSM Makassar terakhir bertanding Rabu (26/6/2019) lalu melawan klub Vietnam, Becamex Binh Duong dalam Piala AFC 2019. Sementara Madura United baru bertanding lawan Persebaya pada leg kedua perempat final Piala Indonesia, Kamis (27/6), sehingga hanya punya recovery satu hari.
Ditambah lagi Madura United terkendala penerbangan yang komplit, sehingga rombongan Madura United terbagi dua terbang ke Kota Makassar. “Kami baru fix mendapatkan tiket pesawat jam 18.15 WITA petang ini. Itu pun rombongan kedua harus menjalani penerbangan dengan transit ke Denpasar,” ujar Haruna Soemitro, Manajer Madura United.
Pelatih Madura United Dejan Antonic juga menganggap jadwal maraton ini harus dilalui timnya dengan berat. “Ini jadwal manusia atau robot. Pemain kalau terus turun bisa cedera. Kami tidak bisa maksimal,” ujar Dejan.
Meski demikian dia tetap merasa senang timnya bisa lolos ke semifinal. Dan, jika mampu mengatasi PSM maka akan masuk final. Lalu, jika juara bisa menggenggam tiket ke AFC. “Kami akan fokus,” ucap Dejan.
Menurut dia PSM adalah tim yang kuat. “Kami akan coba melangkah step by step. Meskipun itu susah sekali.”

Sementara PSM Makassar, cukup santai menjalani masa libur usai tampil di semifinal zona Asean Piala AFC Cup 2019 atas Becamex Binh Duong, Rabu (26/6/2019).
Pelatih PSM Darije Kalezic mengatakan semua orang memuji Madura United. Madura dijuluki sebagai Los Galaticos (Maduraticos) dari Indonesia. “Saya baca apa yang jurnalis tulis. Mereka membeli banyak pemain dan mereka punya tim yang kuat,” ujar Kalezic.
Kalezic menjelaskan akan coba mengantisipasi kekuatan dan kualitas pemain yang dimiliki Madura United. “Mereka punya banyak pemain bagus. Akan kami antisipasi itu,” ucap Kalezic.
Dengan demikian timnya memiliki respek terhadap Madura United. “Tapi kami juga berpikir tim yang bagus. Dan kami tunjukkan itu bulan lalu. Dan itu akan kami tunjukkan lawan Madura,” ucap Kalezic.
Madura United, juga diakui oleh Kalezic adalah tim yang produktif, namun tetap dianggap memiliki kelemahan. “Kami tahu kelemahan tersebut dan kami akan coba menggunakan dengan kualitas yang kami miliki,” ucap pria asal negara Balkan ini.












