MAKASSAR, Linisiar.id – Dirut PD Pasar, Syafrulla bersama anggota DPRD Makassar, Yeni Rahman mengunjungi Pasar Sambung Jawa, Kamis (7/2/2019).
Salah satu pedangang pasar mengatakan, saat ini pembeli lebih banyak melakukan transaksi di mini market dan pasar kage. Bukan di Pasar Sambung Jawa.
Selain itu, jumlah pedagang di Pasar Sambung Jawa berkurang. Pasalnya, bangunan pasar sudah tua. Beberapa bagian pasar rusak. Hal ini menjadi pertimbangan pedagang untuk tidak berjualan sehingga sepi pengunjung.
“Kami meminta kepada Pemerintah Kota Makassar melalui PD Pasar Makassar Raya untuk tidak membebani kami. Harus ada penyesuaian tarif yang baru,” ujarnya.
Dirut PD Pasar, Syafrulla mengatakan, penyesuaian tarif bukan untuk membebani pedagang. Hal ini dilakukan guna meningkatkan sarana dan prasarana pasar.
“Penyesuaian tarif ini tetap kami perhatikan kondisi setiap pasar,” ungkapnya.
“Insya Allah, Pasar Sambung Jawa akan kita bangun menjadi dua lantai. Bagian bawah untuk pedagang Sambung Jawa, bagian atas digunakan pedagang Pasar Senggol yang berjualan di Jalan Hati Murni,” ujarnya.
Anggota Komisi B DPRD Makassar, Yeni Rahman mengatakan, pihaknya akan membantu PD Pasar. Termasuk pembangunan dan regulasi peraturan pendirian mini market disekitar pasar rakyat.
“Kami akan membantu para pedangang untuk mengembangkan pasar rakyat,“ singkatnya. (*)












