Kampus  

Bupati Umumkan Pasien Covid-19 Bone, FTI UMI Langsung Kirim APD

Bagikan

MAKASSAR, Linisiar.id – Dekan Fakultas Teknologi Industri, Universitas Muslim Indonesia (FTI-UMI) Dr Zakir Sabhara HW, ST, MT, ASEAN Eng merespon langsung pengumuman pasien positif baru virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Bone dengan mengirim alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis.

“Begitu diumumkan langsung oleh pak bupati, saya langsung koordinasi dan mengirimkan peralatan seperti perlengkapan APD untuk tahap pertamanya,” kata Zakir Sabhara, Kamis (30/4/2020).

Dia mengatakan alat pelindung diri yang dikirimkan ke Kabupaten Bone yakni baju hazmat sebanyak 10 lembar dan lima pelindung wajah (face shield).

Semua APD yang dikirim langsung ditujukan kepada tim medis RSUD Tenriawaru untuk melindungi para perawat dan dokter dari virus COVID-19.

Zakir menyatakan kepastian adanya warga Kabupaten Bone yang positif COVID-19 itu diumumkan langsung oleh Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi setelah hasil tes PCR swab keluar.

Bupati yang juga selaku Ketua Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan COVID-19 di Bone itu mengumumkan tiga orang warganya yang tidak lain adalah santri dari Pondok Pesantren atau Ponpes Al Fatah, Temboro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur (Jatim).

“Bone sangat rawan terjadinya penularan virus Corona di sana. Makanya butuh dukungan dari semua pihak untuk bisa melawannya agar penularan tidak meluas,” katanya.

Zakir menuturkan, sebelum adanya kasus COVID-19 di Kabupaten Bone, dirinya sudah pernah mengirim lima lembar baju hazmat ke RSUD Tenriawaru, sehingga total secara keseluruhan sebanyak 15 lembar.

Selain ke RSUD Tenriawaru, ia juga sudah mengirim baju hazmat dan face shield ke beberapa Puskesmas berbeda di Bone.

Puskesmas yang menerima bantuan baju hazmat dan face shield yakni di Puskesmas Lappariaja, Puskesmas Lamuru dan Puskesmas Bengo, Puskesmas Ponre yang masing-masing lima lembar hazmat dan dua face shield.

Kemudian Polres Lappariaja dan Koramil Lappariaja juga menerima bantuan baju hazmat yang masing-masing dua lembar.

Editor: Saddam Husain

```

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *