MAKASSAR, Linisiar.id – Harga Emas tahun 2020 mengalami kenaikan yang cukuf signifikan. Dilansir dari kitco.com harga emas per tanggal 29 Februari 2020 mencapai USD 1.585,5 naik sebesar 4.53% dibanding akhir tahun lalu.
Pimpinan Wilayah PT. Pegadaian VI Makassar, Alim Sutiono menjelaskan, kenaikan harga emas dipicu oleh beberapa faktor, seperti merebaknya virus corona yang membuat investor khawatir dan beralih ke investasi yang lebih aman yaitu Emas. Sementara dari dalam negeri melemahnya nilai tukar rupiah terhadap kurs US Dollar turut mengerek harga emas.
“Harga jual Tabungan Emas Pegadaian juga mengalami kenaikan sebesar 9.22% dari akhir tahun 2019. Saat ini Tabungan Emas diperdagankan di harga 7.820/0.01gram. meskipun mengalami kenaikan, tabungan emas pegadaian tetap diburu masyarakat. Sampai dengan februari 2020 jumlah nasabah tabungan emas Pegadaian di Wilayah VI Makassar mencapai 399.940 orang dengan simpanan sebesar 196 Kilogram Emas.” jelas Alim.
Lebih lanjut Alim merinci beberapa faktor yang mendorong tingginya animo masyarakat dalam menabung emas. Pertama, investasi emas relative aman dengan imbal balik yang tinggi dari kenaikan harga emas. Kedua, mudah dicairkan, kapanpun masyarakat membutuhkan uang Tabungan Emas dapat dijual atau digadaiakan kembali.
Selain itu Pegadaian memberikan kemudahan kepada Masyarakat untuk membuka rekening melalui Aplikasi Pegadaian Digital Service (PDS). Dengan aplikasi tersebut masyarakat dapat langsung membuka tabungan emas dan berivestasi melalui smartphone tanpa perlu mendatangi outlet pegadaian.
Selain mudah, Tabungan Emas Pegadaian juga sangat terjangkau. Dengan uang mulai Rp8.000 masyarakat sudah bisa membuka tabungan emas. Selain melalui Outlet dan PDS, pembukaan tabungan emas juga dapat dilakukan melalui Agen Pegadaian yang jumlahnya saat ini sudah mencapai 1.100 Agen di Wilayah Kanwil VI Makassar.
Walaupun terus mengalami kenaikan, Alim Sutiono menegaskan bahwa investasi emas merupakan investasi jangka panjang bukan investasi jangka pendek. “masyarakat yang memburu keuntungan jangka pendek dari kenaikan harga emas tidak akan mendapatkan manfaat yang maksimal, bahkan dapat berpotensi mengalami kerugian,” tutupnya.












