TAKALAR, Linisiar.id – Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P. Batubara meresmikan Balai Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Napza yang bertempat di Dusun Pattoppakkang Kab. Takalar, Rabu (12/2/2020). Acara tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran sembako/konsinyasi pelaksanaan penyaluran bantuan pangan non tunai tahun 2020.
Disela-sela kegiatan acara, Menteri Sosial RI menyerahkan secara simbolis Kredit Ultra Mikro kepada tiga orang warga sekitar yang disalurkan melalui PT. Pegadaian (Persero).
Pemimpin PT Pegadaian Wilayah VI Makassar, Alim Sutiono yang turut hadir pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Kredit Ultra Mikro ditujukan kepada masyarakat yang belum tersentuh lembaga keuangan formal. Pegadaian hadir pertama kali untuk membantu mereka mengakses lembaga keuangan.
ia menegaskan bahwa penerima kredit ultra mikro dari pegadaian juga akan memperoleh pendampingan dalam menjalankan kegiatan usaha sehingga peluang keberhasilan usahanya semakin besar.
“Ke depannya PT Pegadaian bertekad memperluas penerima kredit ultra mikro baik melalui outlet Pegadaian maupun Agen Pegadaian yang jumlahnya saat ini sudah mencapai 1.100 Agen,” ujarnya.
Alim berharap bahwa semakin banyak masyarakat yang sejahtera sehingga dapat membantu pemerintah dalam hal ini kementerian sosial dalam pengentasan kemiskinan.
Tahun ini Pegadaian Kantor Wilayah VI Makassar menargetkan untuk menyalurkan Pembiayaan UltraMikro bagi 10.000 nasabah dengan nilai mencapai Rp16 Milyar. Sebagaimana diketahui bahwa sumber dana ultra mikro dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) yang berada dibawah Kementerian Keuangan. (*)
Editor: Rizal P












