Melalui API BAHARI, Damkarmat membentuk Relawan API BAHARI yang berasal dari masyarakat pesisir. Para relawan akan dibekali pelatihan mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran, teknik penyelamatan (rescue), Bantuan Hidup Dasar (BHD), mitigasi bencana, hingga mekanisme pelaporan kejadian secara cepat dan terkoordinasi.

“Kehadiran relawan diharapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan respons awal terhadap berbagai insiden di wilayah kepulauan sehingga risiko korban jiwa maupun kerugian material dapat diminimalkan,” ujarnya.

Fadli menegaskan, program ini mengedepankan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Pemerintah memberikan penguatan kapasitas, sementara masyarakat menjadi mitra aktif dalam menjaga keselamatan lingkungannya masing-masing,” katanya.

Dilaksanakan Bertahap

Implementasi API BAHARI disusun melalui beberapa tahapan yang berkelanjutan.

Pada tahap awal, Damkarmat akan membentuk Tim Efektif API BAHARI, memetakan para pemangku kepentingan, membentuk relawan di wilayah percontohan, serta menggelar sosialisasi dan pelatihan dasar bagi masyarakat pesisir.

Tahapan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi.

Selanjutnya, pada tahap menengah, Damkarmat akan meningkatkan kapasitas relawan melalui pelatihan lanjutan dan simulasi berkala. Koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, kelurahan, serta unsur masyarakat juga akan diperkuat guna membangun sistem pelaporan kedaruratan berbasis masyarakat yang lebih cepat dan efektif.

Dalam jangka panjang, Damkarmat Makassar menargetkan pembangunan Posko Pemadam Pesisir yang akan menjadi pusat layanan kedaruratan di wilayah kepulauan.

Posko tersebut direncanakan dilengkapi fire boat dan fire pump untuk mempercepat operasi pemadaman kebakaran maupun penyelamatan di kawasan pesisir dan pulau-pulau.

Menurut Fadli, keberadaan Posko Pemadam Pesisir diharapkan mampu mempercepat waktu respons, memperluas jangkauan layanan Damkarmat, sekaligus meningkatkan perlindungan keselamatan masyarakat.

Ia menambahkan, API BAHARI tidak hanya berorientasi pada penanganan kebakaran, tetapi juga membangun budaya sadar keselamatan melalui edukasi, pelatihan, dan kolaborasi yang berkelanjutan.