Senin, Agustus 2, 2021

Pakai Toa, Walikota Danny Bubarkan Pengunjung yang Membludak di Mal Panakkukang Makassar

Populer

MAKASSAR, Linisiar.id – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto terpaksa memakai pengeras suara yakni toa membubarkan pengunjung yang membludak di Mal Panakkukang Makassar, pada Minggu(2/5/2021).

Sidak yang dilakukan Danny Pomanto itu karena melihat membludaknya masyarakat yang berbelanja di mal yang beralamat di Jalan Pengayoman-Boulevard itu tanpa taat protokol kesehatan (prokes). Padahal pada hari kamis lalu Danny Pomanto telah melayangkan surat edaran agar tetap berkatifitas namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

Danny mengatakan pihaknya tidak melarang aktifitas ekonomi dilakukan di Kota Makassar. Namun, virus covid 19 tetap harus diwaspadai.

Mulai Juli, Tim Detektor Akan Lacak Kasus Covid-19 di Makassar dari ‘Rumah ke Rumah’
Karenanya, Danny meminta pengelola mal untuk menerapkan sistem protokol pintu masuk. Artinya, jika sudah melebihi kapasitas mall maka pintu harus di tutup.

Jika sudah ada yang pengunjung yang sudah keluar boleh di masukkan pengunjung yang lain sesuai jumlah pengunjung yang keluar.

Danny pun menghitungkan pengelola berapa jumlah yang memadai MP. Jumlah tenant sebanyak 670 unit dan yang dibolehkan satu tenant minimal 5 orang pengunjung.

“Jadi total pengunjung seharusnya sebanyak 3.350 orang saja. Setelah ini pintu mall ditutup sementara. Ada lagi yang keluar misal 10 orang yang keluar nah baru boleh dimasukkan lagi 10 orang yang lain. Begini sistem kerja protokol pintu masuk,” jelasnya.

Danny menekankan jika peraturan ini diabai oleh pengelola mall maka penutupan mall akan dilakukan oleh Satgas Raika yang bekerjasama dengan TNI dan Polri.

Jalan tempuh terakhir jika masih tidak menerapkan prokes maka izin mall akan dicabut.

“Kami tak mau kejadian di India terjadi di Kota Makassar. Saya tidak larang berjualan tapi tolonh saling jaga kita biar Makassar bisa segera memutus rantai covid 19,” serunya sambil berjalan di setiap tenant MP.

Tidak hanya di MP, Danny akan melakukan hal yang sama di semua Mal di Makassar dan di semua tempat usaha.

“Pengelola kami akan panggil rapat di balaikota. Dan beberapa perwakilan tenant. Saya akan menyampaikan teguran langsung,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru