Mantan Calon Wabup Barru Aktifkan Tim untuk Menangkan SS-AK

BARRU, Linisiar.id – Jelang pencoblosan, dukungan untuk pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Barru nomor urut 2, Suardi Saleh-Aska Mappe (SS-AK) tidak terbendung dari lintas elemen dan tokoh masyarakat.

Dukungan terbaru datang dari mantan calon Wakil Bupati (Wabup) Barru di Pilkada 2010 lalu, Syamsul Muhadi. Alasannya, pembangunan di Barru sangat terasa di era kepemimpinan Suardi Saleh.

Dukungan tersebut dibuktikan ketika Haji Ancu, sapaan akrab Syamsul Muhadi, ikut dalam sosialisasi Cabup Barru, Suardi Saleh di Mate’ne, Senin (16/11/2020).

Haji Ancu diketahui di Pilkada Barru 2010 lalu maju berpasangan dengan Haji Anas.

Dalam kesempatan itu, H. Ancu mengaku jika dirinya memberikan dukungan kepada SS-AK, karena bupati petahana telah memberikan bukti kinerja, bukan janji kepada warga Barru.

Menurutnya, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang lebih banyak bekerja daripada bicara.

“Tentu saya sudah mendukung, buktinya saya hadir di sosialisasi Pak Suardi hari ini kan. Jadi tidak perlu lagi dipertanyakan dukungan saya kepada siapa di Pilkada Barru tahun ini. Ini sudah jelas saya bersama pasangan SS-AK, sudah terbukti bukan hanya pemberi janji,” kata H. Ancu.

Ia mengaku jika seluruh tim yang pernah direkrutnya pada Pilkada 2010 lalu telah dikumpulkan kembali dan siap bergerak bersama memenangkan pasangan SS-AK. Menurutnya, tim yang dikumpulkan itu sangatlah militan dalam berinteraksi dengan warga.

“Tim yang pernah saya bentuk dulu di Pilkada 2010 sudah pernah saya kumpulkan dan semuanya masih setia untuk bersama-sama mendukung pasangan SS-AK. Dan mereka ini sangatlah militan berinteraksi dan menggalang dukungan warga,” jelasnya.

Atas dasar itu, H. Ancu mengaku optimis jika pasangan SS-AK dapat memenangkan pertarungan di Pilkada Barru 2020.

Ia mengatakan kemenangan sudah di depan mata. Namun seluruh tim yang bergerak tidak boleh berpuas diri.

“Saya yakin dan percaya jika pasangan SS-AK akan menang di Pilkada Barru. Sebab pendukung saya perhatikan hampir merata di seluruh kecamatan. Tapi, saya hanya ingin mengingatkan kepada seluruh tim bahwa tidak boleh ada yang cepat berpuas diri, misal karena sudah merasa bisa menang jadi tidak lagi bergerak. Kalau perlu kita harus menang besar,” pungkasnya. (*)