Senin, Agustus 2, 2021

Dua Pejabat Pemkot Makassar Ini Segera Dilantik Ulang

Populer

MAKASSAR, Linisiar.id – Dua Pejabat Pemkot Makassar yang berstatus Pelaksana tugas (Plt) akan segera dikukuhkan. Paling lambat, Kamis (27/5) mendatang.

Mereka masing-masing Plt Asisten II Pemkot Makassar Sittiara Kinang dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Makassar Andi Bukti Djufrie.

Keduanya terkendala nomenklatur perubahan status OPD sehingga tidak bisa mengikuti job fit yang mengharuskan pejabat eselon II berstatus definitif.

Plt Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Andi Siswanta Attas mengatakan, pihaknya telah mengirim berkas untuk izin pelantikan keduanya. Sisa menanti restu Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ini sementara kita sudah kirim ke departemen. Tadi sudah dilengkapi oleh pak kepala bidang Pak Dewa untuk dikirim kesana. Kemungkinan hari ini atau besok keluar surat pengukuhannya, setelah kita kukuhkan langsung job fit,’ ujar Siswanta, Kamis (26/5).

Lanjut Siswanta, setelah keluar izin kedua pejabat tersebut langsung dilantik kemudian dilakukan usulan job fit susulan.

“InsyaAllah kalau dia keluar Kamis pagi, Kamis siang kami laksanakan job fit. Kan cuma dua orang. Kalau Kementerian sudah mengeluarkan rekomendasi, langsung kita kukuhkan,” terang Siswanta.

Hal ini, sambung Siswanta yang menjadi alasan pansel menunda pengumuman job fit. “Ditunggu dulu dua orang, sekarang kalau diumumkan hasil job ternyata masih ada dua orang kita bentuk pansel baru, sementara ini dua orang satu paket semua. Makanya pansel sepakat untuk pending dulu pengumumannya,” ucapnya.

Setelah 19 pejabat eselon II melakukan job fit, selanjutnya tiga nama di masing-masing jabatan akan diserahkan ke Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto untuk dipilih.

“Sudah job fit dua orang, rapatlah tim pansel siapa menempatkan siapa, sudah itu ketua tim pansel menghadap ke pak wali kota menyerahkan hasil job fit. Kemudian dipilih satu dari tiga nama yang diserahkan,” imbuhnya.

Kemudian hasilnya akan diserahkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk usulan pelantikan. “Setelah itu kami meminta izin kepada KASN untuk melakukan pelantikan hasil job fit,” pungkas Siswanta.

- Advertisement -spot_img

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

IKLANspot_img

Berita Terbaru