Museum Daerah Maros Gencarkan Museum Masuk Sekolah

MAROS, Linisiar.id – Museum Daerah Maros menggencarkan sosialisasi, dengan menggelar kembali gerakan kreatif “Museum Masuk Sekolah”.

Kali ini, Museum Maros mengunjungi enam sekolah dalam program tersebut. Yakni SMAN 1 Maros, SMAN 12 Cenrana, SMAN 6 Bontoa, SMPN 4 Bantimurung, SMPN 18 Lau dan SMPN 3 Camba, Rabu (19/11/2019).

Tim Musem Daerah membawa misi mengajak siswa dan masyarakat umum mengunjungi Museum Daerah Maros yang mulai dibuka tahun 2016 silam.


Dalam kunjungan ke sekolah ini juga dipaparkan koleksi museum daerah, sejarah museum, dan kekayaan arkeologi kabupaten Maros, yang merupakan kekayaan tak ternilai. Antara lain lukisan tertua di dunia yang sudah berumur 39.000 tahun, temuan rangka manusia di Leang Jarie dan Leang Petta Kere.

Kepala Museum Daerah Maros, Burhan Jaya mengatakan gerakan Museum Masuk Sekolah ini adalah upaya pengelola untuk mengajak siswa mengunjungi museum. Diharapkan gerakan ini akan berpengaruh naiknya kunjungan ke museum daerah.

Dalam gerakan Museum Masuk Sekolah ini pihak pengelola menggandeng Tim Ahli Cagar Budaya Maros dan Pelaku Budaya untuk membawakan materi. Mereka antara lain yakni Dr. Ramli, Dr. Muhammad Nur, Lory Hendra Jaya dan Bakri Hamdan.

Gerakan ini akan berlangsung tiga hari mulai 19-21 November 2019. Selain Gerakan Museum masuk sekolah, pihak pengelola juga menggelar beberapa kegiatan kreatif dalam bentuk lomba seperti lomba foto koleksi museum antar siswa SMP dan SMA , lomba pamer benda budaya, belajar di museum dan pameran badik dan bilah. (*)