Jamin Keamanan Final Piala Indonesia, Kapolda: Kami Siapkan Kendaraan Berat

Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin, saat foto bersama kelompok supporter PSM Makassar. Foto (pachemindstore/linisiarid)

MAKASSAR, Linisiar.id – Jelang laga tunda Leg ke-2 Final Piala Indonesia mempertemukan PSM Makassar sebagai tuan rumah melawan Persija Jakarta, Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin menjamin keamanan laga yang akan berlangsung pada 6 Agustus 2019 mendatang.

Bahkan Polda Sulselbar menyiapkan kendaraan taktis (rantis) untuk mengawal jalannya pertandingan. Hal tersebut diaungkapkan Kapolda Sulsel Irjen Hamidin dalam rapat persiapan pengamanan Final Liga Infonesia 2019, di Polrestabes Makassar, Rabu (31/7/2019) siang, bersama perangkat pertandingan dan perwakilan suporter PSM Makassar.

“Semua sarana prasaran Polri semua akan kami keluarkan, dalam situasi tertentu kita siapkan nanti kendaraan berat, itu seperti barakuda,” ungkap Kapolda Hamidin.

Suasana rapat jelang leg ke-2 final Piala Indonesia diPolrestabes Makassar. (Pachemindstore/linisiarid)

Lebih lanjut Irjen Hamidin menjelaskan bahwa laga tunda Final Piala Indonesia harus berjalan aman, tidak lai terjadi penundaan karena alasan yang tidak aman. Selain itu, Kapolda berharap agar kelompok-kelompok suporter bisa menahan diri dan tetap saling menjaga sehingga pertandingan bisa berjalan dengan aman.

“Intinya tanggal 6 agustus nanti kita tidak boleh gagal lagi, jadi pertandingan tetap berjalan, siapapun yang menang ataupun kalah kita hormati,” lanjut Irjen Hamidin.

Dalam rapat ini turut dihadiri kelompok supporter PSM Makassar. dianataranya The Maczman, Laskar Ayam Jantan (LAJ), Red Gank, dan lainnya. Selain itu, Wakapolda Sulsel Brigjen Adnas, Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, diikuti pejabat utama Polda Sulsel, dan pejabat Polrestabes Makassar. Serta, Kapolres Pelabuhan Kota Makassar, Kapolres Gowa, Takalar, Jeneponto, Maros, Pangkep, Barru, Parepare, dan lainnya.

Diberitakan, laga leg ke-2 Final Piala Indonesia yang sedianya digelar pada tanggal 29 Juli 2019 akhirnya ditunda oleh PSSI karena alasan kemanan dan kenyamanan.