DPRD Makassar Bentuk Pansus Tatib

Gedung DPRD Kota Makaassar, Jl. AP Pettarani Makassar.

MAKASSAR, Linisiar.id – Usai penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) seperti pembentukan fraksi dan penetapan pimpinan defenitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar. Kini para legislator masa bakti 2019-2024, membentuk panitia khusus (Pansus) untuk merevisi tata tertib DPRD nomor 12 tahun 2018.

Pansus tersebut diketuai oleh incumbent sekaligus ketua Fraksi Golkar, Wahab Tahir. Anggota pansus didominasi oleh incumbent yang telah memiliki pengalaman kedewanan dan pemahaman terkait tata tertib.

Salah satu anggota pansus dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yeni Rahman, mengatakan bahwa tujuan direvisinya tatib tersebut lantaran dianggap ada beberapa pasal yang perlu ditinjau.


Sejauh ini, pihak pansus telah melangsungkan tiga kali rapat untuk menganalisis maksud dari setiap pasal yang tercantum.

Proses pembahasannya pun dibumbui dengan perdebatan-perdebatan, meski begitu mereka tetap berada dalam koridor pembahasan sesuai dengan aturan-aturan yang ada.

“Dalam pembahasan terjadi pro kontra, ada selisih pendapat. Tetapi perbedaan itu tentu kita akan merujuk pada UU dan PP Nomor 12. Ketika kami rapat pun kami didampingi tenaga ahli, jadi kalau ada diantara kami yang  berselisih tentang salah satu pasal, pastinya akan kami merujuk pada PP,” beber Yeni Rahman, Selasa (1/10).

Progresnya sudah bagus kata legislator dua periode ini. Sejauh ini sudah ada sekitar 151 pasal yang telah dibahas dari 121 jumlah keseluruhan pasal.

Selanjutnya, tim pansus tersebut akan melakukan konsultasi terkait pasal yang diperdebatkan agar menemukan jalan keluar.

“Ada beberapa pasal yang akan kita tinjau kembali, misalnya dalam masa keanggotaan Bamus itu dia 2.5 tahun tidak boleh berganti. Sementara di Banggar dan Bapemperda bisa satu setahun berganti. Ini nanti kita coba cari dimana titik temunya,” jelasnya.

Rencananya, tatib tersebut ditargetkan selesai dalam satu minggu proses pembahasan.