Direktur Nurani Strategi Sarankan Onasis Massif Sosialisasi

MAKASSAR, Linisiar.id – Direktur Nurani Strategi Nurmal Idrus ikut mengomentari pergerakan politik Taufiqqulhidayat Ande Latif yang disebut-sebut bakal maju di Pilkada Makassar 2020 mendatang.

Nurmal Idrus yang juga konsultan pemenangan Kaswadi Razak-Supriansa di Pilkada Soppeng 2016 lalu itu menyebut bahwa pemasangan atribut milik Dokter Onasis panggilan akrab Taufiqqulhidayat Ande Latif itu merupakan langkah paling tepat.

“Sebagai pendatang baru di kancah perpolitikan di Makassar apalagi pada pesta demokrasi sekali lima tahunan itu, pemasangan gambar atau APK sudah benar dan tepat dilakukan Dokter Onasis,” kata Nurmal, saat dikonfirmasi, Senin (29/7/2019).


Menurut mantan Ketua KPU Kota Makassar ini, dengan memasang billboard, spanduk seperti ini, maka potensi kenaikan popularitas yang dapat memicu kenaikan keterpilihan Dok O akan terus bertambah.

Figur seperti Dok O, lanjut Nurmal memang memerlukan pasokan kenaikan popularitas.

Secara personal, figur akademis seperti Dok O tak sulit untuk dinaikkan keterpilihannya karena pemilih meyakini figur dengan latar belakang akademisi dikenal pintar dan mampu beradaptasi.

Maka, langkah memasang lebih banyak alat peraga kampanye seperti Dok O adalah langkah tepat karena kelemahannya memang disitu.

Contoh terkecilnya saja, lanjut Nurmal mantan pasien Dok O yang telah lama tidak berobat lagi, secara otomatis akan tahu bahwa putra pemilik travel haji dan umroh terbesar di Sulsel di era tahun 2000- an mencalonkan diri maju di Pilwali tahun depan.

Apalagi Dok O belum banyak dikenal. Maka dia perlu lebih memperkenalkan diri.

“Selanjutnya nanti tinggal menaikkan keterpilihannya. Dan bagi saya itu tak sulit lagi karena dia sudah banyak dikenal,” urainya.

Sejauh ini, puluhan APK milik mantan kekasih artis kondang Desy Ratnasari ini sudah tersebar di 15 kecamatan. Mulai jalan protokol hingga lorong-lorong di Kota Makassar.

Pemasangan gambar dokter spesialis radiologi itu tidak hanya dari dirinya sendiri melainkan sumbangan serta sukarela masyarakat dari berbagai daerah di Kota Makassar.